KRITIK OTORITARIANISME TEKS DENGAN PISAU HERMENEUTIK; KAJIAN TERHADAP PEMIKIRAN KHALED M ABOU KHALED

Alfi Qonita Badi’ati

Abstract


Khaled is one of scholars who is really anxious to the Islamic law. He against the fatwas produced by some institutions or certain scholars, especially, a fatwa regarding fiqh as the final solutions of ummah. Eventually, these instructions are considered to be authoritarian or discrimination for the weak class. The methodological errors in understanding the Islamic resources are the causes of the emergence of authoritarianism phenomenon. Khaled offers the hermeneutic methode to solve these problems. Methodology of Khaled’s
hermeneutic consists of three elements; determination of meaning, text competence, and the concept of representation in Islam. Using the hermeneutic approach, Islamic law produced, is expected to be authoritative, innovative, and dynamic.


Abstrak
Khaled merupakan salah satu cendikiawan muslim yang tertarik dibidang hukum Islam. Ia menentang fatwa yang dibuat beberapa lembaga atau beberapa cendikiawan khususnya fatwa mengenai fiqih sebagai solusi akhir umat. Pada akhirnya fatwa ini dianggap otoriter dan diskriminatif terhadap kalangan lemah. Kesalahan metode dalam memahami sumber-sumber kajian islam merupakan penyebab munculnya fenomena keotoriteran tersebut. Khaled menawarkan sebuah metode hermeneutik untuk mengatasi masalah tersebut. Metode hermeneutik Khaled terdiri dari tiga elemen: penentuan makna, kompetensi teks, dan konsep penafsiran dalam Islam. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutik, hukum Islam yang terbentuk diharapkan menjadi berwibawa, inovatif, dan dinamis.


Keywords


Authoritarianism, Hermeneutic, Teks.

Full Text:

PDF

References


At-Turmuzi, Muhammad Bin Isa Abu Isa. tt. Sunan at-Turmuzi. Juz IV.

Beirut: Dar Ihya’ At-Turats al-‘Arabi.

Khaled, Khaled M. Abou. 2003. Speaking in God’s Name: Islamic Law,

Authority, and Woman. (terj) Cecep Lukman Yasin. Atas Nama

Tuhan: Dari Fiqh Otoriter ke Fiqh Otoritatif. Jakarta: Serambi Ilmu

Semesta.

______. 2003. The Authoritative and Authoritarian in Islamic Discourse: A

case Study. (terj) Kurniawan Abdullah. Melawan Tentara Tuhan: Yang Berwenang dan Sewenang-wenang dalam Wacana Islam. Jakarta:

Serambi Ilmu Semesta.

______. 2001. Rebellion and Violence in Islamic Law. Cambridge: Cambridge University Press.

______. 2002. The Place of Tolerance in Islam. Boston: Beacon Press.

Hidayat, Kamaruddin. 1996. Memahami Bahasa Agama: Sebuah Kajian

Hermeneutik. Jakarta: Paramadina.

Iyubenu, Edi AH. 2015. Berhala-Berhala Wacana: Gagasan Kontekstualisasi

Sakralitas Agama Secara Produktif-Kreatif. Yogyakarta: Ircisod.

Palmer, Richard. 2005. Hermeneutics Interpretation Theory in Schleirmacher,

Dilthey, Heidegger, and Gadamer diterjemahkan oleh Masnuri Hery

dan Damanhuri dengan judul Hermeneutika; Teori Baru Mengenai Interpretasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Madjid, Nurcholis. 1995. Islam Agama Peradaban: Membangun Makna

Relevansi Doktrin Islam dalam Sejarah. Jakarta: Paramadina.

Matswah, Akrimi. 2013. “Hermeneutika Negoisatif Khaled M. Abou

Khaled Terhadap Hadis Nabi”. Jurnal ADDIN. vol. 7, no. 2.

Nasrullah. 2008. “Hermeneutika Otoritatif Khaled M. Abou Khaled:

Metodologi Kritik Atas Penafsiran Otoritarianisme Dalam Pemikiran Islam”. Jurnal Hunafa. vol. 5, no. 2.

Sanaky, Hujair. 2005. “Gagasan Khaled Abou Khaled Tentag Problem

Otoritarianisme Tafsir Agama Pendekatan Hermeneutik dalam Studi Fatwa-fatwa Keagamaan”. Jurnal al-Mawardi. edisi XIV.

Saenong, Ilham B. 2002. Hermeneutika Pembebasan: Metodologi Tafsir alQur’an. Yogyakarta: Teraju.

Rahman, A.N.M. Wahidur. 1991. Modernist Approach to the Qur’an, Islam

and the Modern Age. New Delhi. p. 91-94.

Rippin, A. Muslim. 1993. Their Religious Beliefs and Practices Contemporary Period. New York: Routlegde.

Sumaryono, E. 1993. Hermeneutik. Yogyakarta: Kanisius.

Talchah, Muhammad Hasan. 2003. Diskursus Islam Kontemporer. Jakarta:

Lista Fariska Putra.

Zarkasyi, Hamid Fahmy. 2006. Hermeneutika Sebagai Produk Pandangan

Hidup. Kairo: KPM Cabang




DOI: https://doi.org/10.18326/inject.v1i1.43-62

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Licensed under a Creative Commons Attribution License

INJECT Interdisciplinary Journal of Communication IAIN SALATIGA